Study Tehadap Teks Agama
By : kang rikza
Jika Tuhan menghendaki, tentulah manusia yang ada dimuka bumi ini akan beriman semua. apakah engkau akan memaksa mereka agar mereka beriman semua ? (Qs.10 :99)
Tak seoragpun berhak memaksa dan mengintimidasi orang lain. ( Dek.HAM)
Setiap agama, baik agama samawi (langit) maupun agama ardli (bumi), semua menyebarkan kebenaran yang bersifat humanistik. Agama smawi mengklaim ajaranya telah di tetapkan oleh Tuhan, konsep kebenaran yang disebarkan agama ini bersumber dari kebenaran yang absolut yang telah di SK-kan Tuhan melaui firman-firma-Nya. meski pada akhirnya terdapat banyak kesamaan dengan kebenaran yang dihasilkan oleh kreasi fikir manusia. bahkan tidak menutup kemungkinan keberadaan kebenaran yang bersumber daru Tuhan " dipertentangkan " dengan kebenaran yang bersumberdari ijtihad manusia.
secara sosiologis, perbadaabn pemahaman, implementasi dan pilihan keagamaan seseorang dapat menimbulkan berbagai ragam konflik, yang seringkali membawa dampak sosial yang sulit diselesaikan dengan logoka. bahkan konflik agama dengan mudah menjalar pada aspek-aspek sosial yang pada akhirnya dapat merusak pranata sosial.
Islam adalah mabda' ( sistem idiologi yang mempunyai sisten aqidah dan syari'ah) yang mengatur ghorizah (insting) manusia, termasuk di dalam memilih ajaran kebenaran - baca : menentukan pilihanya untuk memilih agama atau tidak beragama( khifdz ad-din). sebagai tawaran jalan menuju keselamatan yang logis dan tidak mengandung unsur paksaan, sehingga wajah agama tidak lagi seperti hantu yang menakutkan, serta tercipta ruang kosong untuk melakukan dialektika antara mistis (hati) dan logis (akal).
karenanya agama akan lebih bermakna apabila mampu menyatukan antara kebenaran dan komitmen praktis pada kebenatran tersebut. dengan kata lain ortodoxi dan ortopraxis dalan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kesibukan berteologi.
dari sisnilah agama dapat di ukur kerahmatanya yang mampu memberi perlindungan (protection) dan kebebasab (freedom) kepada umat manusia untuk memilih agama atau btidak beragama sekalipun sebagai salah satu kebutuhan dasar (basic need) setiap insan. wallallahu wa antum 'alam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar